Hujan Salju

Senin, 09 September 2013

Puisi - Untuk Ibu Yang Telah Tiada


Untuk Ibu Yang Telah Tiada

Karya : Reni YN


 


Ibu…
Dapatkah kataku sampai padamu?
Ingin aku ungkapkan semua yang ada di kalbu.

Ibu…
Aku merindukanmu, aku sangat merindukanmu.

Ibu…
Saat kau tak ada, aku seperti kehilangan arah.
Aku tidak bisa berhenti menangis dan menyesal,
Ketika sadar kau tak ada di sini lagi.

Ibu…
Pagiku menjadi begitu kosong tanpa hadirmu.
Tidak ada lagi yang memarahiku yang bangun terlambat,
Tidak ada suara yang kudengar dari arah dapur itu,
Tidak ada lagi sarapan pagi yang terhidang di meja makan itu.

Ibu…
Aku masih membutuhkanmu…
Aku masih ingin bersamamu.
Banyak kata yang masih belum tersampaikan…
Banyak hal yang belum sempat aku lakukan untuk membalas jasamu.

Aku ingin kau kembali, setidaknya untuk mendengar kata terimakasih dari anakmu ini,
Ibu.
Biarkan aku memelukmu, menyampaikan betapa aku sangat menyayangimu.

Puisi - Cerita Cintaku



Cerita Cintaku

Karya : Reni YN

Senja di langit, ingatkan aku pada sosokmu.
Indah… sangatlah indah.

Aku mengagumimu, dirimu di langit sana.
Bagai kungguk merindukan rembulan, inilah cerita cintaku.

Setiap malam, diantara sela do’aku…
Aku berharap kau dapat berbalik dan memperhatikanku.

Aku…
Yang selalu menaruh perhatian padamu.



Sabtu, 07 September 2013

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila pancasila


Berhubung ada tugas di sekolah nih, posting aja kali ya hasil kerjanya :)
Tugas PKN-XII-Administrasi Perkantoran, SMK AL-HUDA Sariwangi 2013/2014

NILAI-NILAI  YANG TERKANDUNG DALAM SETIAP SILA PANCASILA

Silake-1 :Ketuhanan Yang Maha Esa
            Sila pertama yakni “ketuhanan yang maha esa” mengandung pengertian bahwa bangsa Indonesia mempunyai kebebasan untuk menganut agama dan menjalankan ibadah yang sesuai dengan ajaran agamanya.Sila pertama ini juga mengajak manusia Indonesia untuk mewujudkan kehidupan yang selaras, serasi, dan seimbang antar sesama warga Negara Indonesia, maupun dengan makhluk Tuhan yang lainnya. Dengan demikian, di dalam jiwa bangsa Indonesia akan timbul rasa saling menyayangi, menghargai, dan mengayomi.
Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam sila pertama antara lain sebagai berikut :
- Keyakinan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa dengan sifatnya Yang Maha Sempurna.
- Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dengan menjalankan semua perintah-Nya, dan sekaligus menjauhi segala larangan-Nya.
- Saling menghormati dan toleransi antara pemeluk agama yang berbeda-beda.
- Kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.

Sila ke-2 :Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
            Sila kedua yang berbunyi “kemanusiaan yang adil dan beradab” mengandung pengertian bahwa bangsa Indonesia diakui dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya selaku makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yang sama derajatnya, sama hak dan kewajibannya.
Dengan demikian, terkandunglah nilai-nilai sebagai berikut :
- Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
- Saling mencintai sesama manusia.
- Mengembangkan sikap tenggang rasa.
- Tidak semena-mena terhadap orang lain.
- Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
- Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
- Berani membela kebenaran dan keadilan.
- Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari masyarakat Dunia Internasional dan dengan itu harus mengembangkan sikap saling hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

Sila ke-3 : Persatuan Indonesia
            Makna “persatuan Indonesia” dalam sila ketiga pancasila adalah suatu wujud kebulatan Ipoleksosbud Hamkam dalam berbagai aspek kehidupan, yang meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan yang semuanya terwujud dalam suatu wadah, yaitu Indonesia.
Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam sila ketiga antara lain sebagai berikut :
-    Menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa serta Negara diatas kepentingan pribadi atau golongan.
-    Memiliki rasa cinta akan tanah air dan bangsa serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan Negara.
-    Pengakuan terhadap keanekaragaman suku bangsa dan budaya bangsa dan sekaligus mendorong kearah pembinaan persatuan dan kesatuan Negara.

Silake- 4 : Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
            Setiap orang Indonesia sebagai warga masyarakat, bangsa, dan Negara mempunyai hak, kewajiban, dan kedudukan yang sama dalam pemerintahan. Karena itu, setiap kegiatan pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan bersama terlebih dahulu selalu mengadakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Musyawarah untuk mencapai mufakat tersebut dilakukan dengan semangat kekeluargaan sebagai ciri  khas kepribadian bangsa Indonesia.
Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam sila ke-4, yakni sebagai berikut :
- Kedaulatan Negara ada di tangan rakyat.
- Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
- Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
- Mengutamakan budaya rembug atau musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.
- Berrembug atau bermusyawarah sampai mencapai konsensus atau kata mufakat diliputi dengan semangat kekeluargaan.

Sila ke-5 : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
- Bersikap adil terhadap sesama.
- Menghormati hak-hak orang lain.
- Menolong sesama.
- Menghargai orang lain.
- Melakukan pekerjaan yang berguna bagi kepentingan umum dan bersama.


Sekian :) semoga bisa membantu kalian yang kebetulan mempunyai tugas sama sepertiku ;)

Filosofi Angsa : Perjalanan Ke Selatan



FILOSOFI ANGSA

Diambil dari buku SHOLA (sahabat sekolah), penerbit : Harapan Makmur

            Kalau kita tinggal di Negara empat musim, maka pada musim gugur akan terlihat rombongan angsa terbang kearah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk “V”. Ternyata, formasi tersebut bukan sesuatu yang kebetulan atau sia-sia. Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan angsa tersebut terbang dengan formasi “V”, dan mencoba belajar daripadanya.

1.     Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan “daya dukung” bagi burung yang terbang tepat di belakangnya. Ini terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah-payah untuk menembus “dinding udara” di depannya. Dengan terbang dengan formasi “V”, seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian.

Orang-orang yang bergerak dalam arah dan tujuan yang sama serta saling berbag dalam komunitas mereka, dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan lebih mudah. Ini terjadi karena mereka menjalaninya dengan saling mendorong dan mendukung satu dengan yang lain.

2.      Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan burung di depannya.

Kalau kita memiliki cukup logika umum seperti seekor angsa, kita akan tinggal dalam formasi dengan mereka yang berjalan di depan. Kita akan mau menerima bantuan dan memberikan bantuan kepada yang lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama.

3.      Ketika angsa pemimpin yang terbang di depannya menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntuntan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Seperti halnya angsa, manusia saling bergantung satu dengan lainnya dalam hal kemampuan, kapasitas, dan memiliki keunikan dalam karunia, talenta atau sumber daya lainnya.

4.      Angsa-angsa yang terbang dalam formasi ini mengeluarkan suara riuh rendah dari belakang untuk memberikan semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.
Kita harus memastikan bahwa suara kita akan memberikan kekuatan. Dalam kelompok yang saling menguatkan, hasil yang dicapai menjadi lebih besar. Kita harus memastikan bahwa suara kita akan menguatkan, bukan melemahkan.

5.      Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka atau jatuh tertembak, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh itu sampai ia mati atau dapat terbang lagi. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.
Kalau kita punya perasaan, setidaknya seperti seekor angsa, kita akan tinggal bersama sahabat dan sesama kita dalam saat-saat sulit mereka, sama seperti ketika segalanya baik-baik saja.

Jumat, 06 September 2013

Membuat Struktur Organisasi kelas

23 Agustus 2013, aku dan teman-temanku mengerjakan sebuah tugas kelompok yakni membuat struktur organisasi :)

Itu saat yang menyenangkan, kami mengerjakannya dengan penuh canda tawa. Di hari itu, ternyata menjadi hari terakhir kami berkumpul dengan salah satu teman kami, Resi Rahmawati. Siapa sangka seminggu kemudiannya, ia meninggalkan kami selamanya. :(

eh, kembali ke topik awal, tentang tugas kami. :)
Dengan kreasi terbatas yang kami miliki dan bahan yang seadanya, inilah hasil kerja kami!

semoga, gambar ini dapat menjadi contoh bagi kalian yang berencana membuat sebuah struktur organisasi :)


Jumat, 19 Juli 2013

Gundam Seed Ending Lyrics ( Anna Ni Issho Datta No Ni )

Gundam Seed Ending lyrics

SEE-SAW
Anna Ni Issho Datta No Ni

 

 

anna ni issho datta no ni
yuugure wa mou chigau iro

arifureta yasashisa wa kimi wo
toozakeru dake
tsumetaku kimi suteta kokoro wa
samayou bakari

sonna kakko warusa ga
ikiru to iu koto nara
samuzora no shita
me wo tojite iyou

anna ni issho datta no ni
kotoba hitotsu tooranai
kasoku shite ikuse naka ni ima wa

anna ni issho datta no ni
yuugure wa mou chigau iro
semete kono tsuki akari no shita de
shizuka na nemuri wo

unmei to umaku tsuki atte yuku nara kitto
kanashii to kasabishii nante itterarenai
nando motsu na gatta kotoba wo muryoku ni shite mo
taikutsu n yoru wo tsubu shita ii n da ne

anna ni issho datta no ni
fusoroi na futari ni ima
tadori tsukeru basho na do na ii n da

anna ni issho datta no ni
hajimete au yoko kao ni
fushigi na kurai ni miserareteru
tomado ukurai ni

kokoro wa doko ni iru
doko ni fukarete iru
sono hitomi ga
mayowanu you ni

anna ni issho datta no ni
kotoba hitotsu tooranai
ugoki hajimeta kimi no jounetsu

anna ni issho datta no ni
yuugure wa mou chigau iro
semete kono tsuki akari no shita de
shizuka na nemuri wo