Hujan Salju

Jumat, 28 Februari 2014

lirik lagu royals - lorde



"Royals"
[Verse 1]
I've never seen a diamond in the flesh
I cut my teeth on wedding rings in the movies
And I'm not proud of my address,
In a torn-up town, no postcode envy

But every song's like gold teeth, grey goose, trippin' in the bathroom
Blood stains, ball gowns, trashin' the hotel room,
We don't care, we're driving Cadillacs in our dreams.
But everybody's like Cristal, Maybach, diamonds on your timepiece.
Jet planes, islands, tigers on a gold leash.
We don't care, we aren't caught up in your love affair.

And we'll never be royals (royals).
It don't run in our blood,
That kind of luxe just ain't for us.
We crave a different kind of buzz.
Let me be your ruler (ruler),
You can call me queen Bee
And baby I'll rule, I'll rule, I'll rule, I'll rule.
Let me live that fantasy.

[Verse 2]
My friends and I—we've cracked the code.
We count our dollars on the train to the party.
And everyone who knows us knows that we're fine with this,
We didn't come from money.

But every song's like gold teeth, grey goose, trippin' in the bathroom.
Blood stains, ball gowns, trashin' the hotel room,
We don't care, we're driving Cadillacs in our dreams.
But everybody's like Cristal, Maybach, diamonds on your timepiece.
Jet planes, islands, tigers on a gold leash
We don't care, we aren't caught up in your love affair

And we'll never be royals (royals).
It don't run in our blood
That kind of luxe just ain't for us.
We crave a different kind of buzz.
Let me be your ruler (ruler),
You can call me queen Bee
And baby I'll rule, I'll rule, I'll rule, I'll rule.
Let me live that fantasy.

Ooh ooh oh
We're bigger than we ever dreamed,
And I'm in love with being queen.
Ooh ooh oh
Life is great without a care
We aren't caught up in your love affair.

And we'll never be royals (royals).
It don't run in our blood
That kind of luxe just ain't for us.
We crave a different kind of buzz
Let me be your ruler (ruler),
You can call me queen Bee
And baby I'll rule, I'll rule, I'll rule, I'll rule.
Let me live that fantasy. 


Download Lagunya : Royals - Lorde From 4shared

Ringkasan Materi - Motif Ekonomi dan Prinsip Ekonomi



[RINGKASAN MATERI]

MOTIF EKONOMI DAN PRINSIP EKONOMI

A.     Motif Ekonomi
Motif ekonomi dapat diartikan sebagai daya dorong yang ada dalam diri manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Tindakan ekonomi yang dilakukan seseorang bukan hanya untuk mendapatkan uang sebesar-besarnya saat ini. akan tetapi seseorag melakukan tindakan ekonomi dengan berbagai motif, yaitu sebagai berikut :
1.      Keinginan untuk mempertahankan kehidupan
2.      Keinginan untuk mencapai kemakmuran
3.      Keinginan untuk memproduksi
4.      Keinginan untuk memperoleh keuntungan
5.      Keinginan untuk menguasai sektor-sektor ekonomi
6.      Keinginan untuk mengaktualisasikan diri
7.      Keinginan untuk mencapai sesuatu yang didasari oleh kepercayaan atau agama
8.      Keinginan untuk mengabdikan diri atau berbakti kepada lingkungan sosial

Dikenal beberapa motif ekonomi antara lain sebagai berikut :
1.      Motif berjaga-jaga
2.      Motif keuntungan
3.      Motif spekulasi
4.      Motif sosial
5.      Motif untuk memperoleh status
6.      Motif menolong sesama manusia

Dalam perkembangannya, tidak jarang kegiatan lainnya menggunakan kegiatan ekonomi sebagai sarana pencapaian maksud pribadi atau kelompok. Misalnya saja motif psikologi dan motif politis yang dikaitkan secara langsung atau tidak langsung dengan kegiatan ekonomi.
1.      Motif psikologi
Motif yang timbul karena masalah atau tuntutan psikologis yang ada pada diri seseorang, seperti keinginan untuk meningkatkan gambaran (image), status, dan sebagainya.
2.      Motif politis
Motif yang timbul karena kepentingan politis atau politik seseorang atau kelompok.

Selain motif di atas, terdapat pula motif-motif sebagai berikut :
a.       Motif ekonomi individu atau pribadi
b.      Motif ekonomi dalam bisnis

B.     Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi dapat didefinisikan sebagai tindakan manusia dengan pengorbanan tertentu (minimal) untuk memperoleh atau mendapatkan hasil maksimal (optimum). Dapat pula dikatakan sebagai upaya menggunakan alat-alat yang tersedia untuk memcapai hasil yang maksimal.


Prinsip ekonomi dapat diterapkan oleh suatu perusahaan atau produsen maupun anggota masyarakat selaku konsumen.
1.      Bagi perusahaan atau produsen
Prinsip ekonomi diterapkan dalam bentuk :
a.       Modal yang kecil dapat mencapai keuntungan maksimal
b.      Modal yang kecil dapat memproduksi suatu barang yang telah direncanakan
c.       Mengurangi pemborosan dan pengeluaran
2.      Bagi konsumen
Prinsip ekonomi bagi konsumen diartikan sebagai tindakan manusia dengan pengorbanan tertentu (minimal) untuk memperoleh hasil yang maksimal (optimum).



           

Kamis, 27 Februari 2014

Ringkasan Peran Konsumen dan Produsen



[Ringkasan Materi]
Peran Konsumen dan Produsen



A.     Peran Konsumen
1.      Pengertian Komsumsi
Konsumsi merupakan kegiatan memanfaatkan nilai guna benda pemuas kebutuhan.
Dalam ilmu ekonomi, konsumsi adalah kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang dari atau jasa.

Benda yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan disebut benda konsumsi.
Benda konsumsi memiliki ciri sebagai berikut :
a.       Digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia
b.      Dapat habis jika digunakan secara terus menerus
2.      Tujuan Konsumsi
Secara ringkas, tujuan konsumsi dapat diartikan sebagai kegiatan atau upaya-upaya manusia untuk menyediakan dan menggunakan (mengkonsumsi) barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan atau memuaskan pihak yang membutuhkan.
Tujuan paling dasar konsumsi, adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup atau memuaskan dengan mengonsumsi barang-barang atau jasa-jasa tertentu.
3.      Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen
a.       Faltor internal (dari dalam diri konsumen)
1)      Pendapatan
2)      Motivasi dan sikap hidup
3)      Selera
b.      Faktor eksternal
1)      Harga barang
2)      Status sosial
3)      Kebudayaan
B.     Peran Produsen

Produksi adalah kegiatan yang dilakukan untuk menciptakan atau menambah faedah atau kegunaan suatu barang.
Ciri-ciri kegiatan yang dilakukan produsen antara lain : terdapat pemasukan bahan baku sebagai input dan terjadi proses perubahan dari input atau bahan baku menjadi suatu produk atau lebih.

Tujuan utama produsen yaitu mencari laba.
Tujuan lain kegiatan produksi menyediakan alat pemuas kebutuhan, memenuhi kebutuhan baik kebutuhan negeri dan luar negeri dan meningkatkan kemakmuran masyarakat.

Dalam kegiatan ekonomi peran produsen adalah sebagai penyedia alat pemuas kebutuhan. Alat pemuas kebutuhan tersebut dapat berupa barang maupun jasa.

Selasa, 21 Januari 2014

Sampai Kapan?

Aku bertanya-tanya,
Sampai kapan?

'Sampai kapan kita akan bersama?'
Itu pertanyaanku ketika kita di hari kemarin berdua bersama.

Lalu,
'Sampai kapan kita seperti ini?'
Itu pertanyaanku ketika kita nampak seperti ombak.
Pasang surut, kedekatan kita berdua sungguh tak menentu.

Kita tertawa, bercanda, saling mengejek.
Kita nampak seperti sangat akrab, seolah kita telah bersama dalam waktu yang lama.
Kita saling melempar senyum, seolah ingin menyampaikan kasih yang tak pernah terucap.

Aku pikir kita lebih dari sekedar teman. Sahabat? atau apa? ah, seperti itulah.
Yang pasti, dirimu special bagiku.
Dan akupun merasa, aku special bagimu.

Terlalu percaya diri, mungkin begitulah aku mencemooh diriku sendiri.

Aku tak special untukmu.
Aku tak pernah melewati garis 'teman' bagimu.
Kau memang bersikap lebih perhatian, tapi itu hanyalah basa-basi sebagai teman yang menaungi kelas yang sama. Ya, kan?

Aku tahu, aku sadar.

Hingga pertanyaan baru muncul,
'Sampai kapan? sampai kapan aku menyayangimu?'
'Sampai kapan aku memperhatikanmu dari jauh?'
'Sampai kapan aku berpura-pura baik-baik saja sedang faktanya aku terluka.'

Aku terlalu berharap padamu.

'Sampai kapan?'
'Sampai kapan aku dan kamu dalam cerita ini?'

Dalam diam yang tak berujung ketika aku yang selalu menjadi burung yang berkicau kini diam.

Jumat, 25 Oktober 2013

Curhatku

Guruku pernah berkata, tulislah apa yang ada di pikiranmu jika kau ingin menjadi seorang penulis bahkan jika itu tak penting.
Ini untuk hal yang penting bagiku, soal perasaanku yang tak dapat aku ungkapkan.
biar dia tak tahu, akan kuungkap pada dunia.

To : P.Y



Aku menyukaimu dan menyayangimu sebagai kakakku. Kau tahu sendiri, aku anak pertama, dan aku begitu mendamba sosok seorang kakak.

Aku mengenalmu, dekat denganmu dan mulai merasa nyaman disekitarmu. Kau begitu baik, dewasa dan perhatian. Pertaman aku mengagumimu, dari aku duduk di bangku kelas sepuluh, hingga kini, aku bisa berada di sisimu.

Di kelas 11 aku tidak begitu dekat denganmu… tapi di kelas 11 itu, aku mulai menyayangimu. Kau tahu? Kau special bagiku. Bukan sekedar teman biasa. Aku pernah bertanya padamu, apa kita bisa menjadi adik-kakak? Tidak, saat itu aku sudah terlambat. Saat itu kau telah memiliki seseorang yang sungguh kau sayang sebagai adikmu. Aku jelas sedih, namun aku tak berniat jauh darimu untuk mengubur lukaku.

Aku tetap di dekatmu, sampai saat ini, aku tetap menjadi sosok semu di sekitarmu. Aku tetap mengagumimu, memperhatikanmu dan semakin menyayangimu. Apa kau tahu? Banyak hal yang tak dapat aku sampaikan padamu. Banyak waktu dimana aku memikirkanmu… banyak saat dimana aku cemburu pada orang yang dekat denganmu, banyak kata yang tertahan di hatiku saat aku ingin mengungkapkan apa yang aku rasakan. Sayang, sedih, cemburu.
Setiap mulutku hampir terbuka, selalu aku urungkan niatku. 

Aku takut, pengakuanku menjadi beban untukmu. Satu hal yang tak akan aku lakukan untukmu, adalah menjadi beban bagimu. Aku tak ingin kau gundah saat aku berkata tentang semuanya. Karena aku tahu, teman sangat berarti bagimu, dan kau tidak mungkin menyakiti orang yang kau sayang. Kau tidak mungkin begitu saja berkata bahwa kau tak merasakan hal apapun atas diriku tanpa rasa sesak di hatimu.

Aku tak ingin menyakitimu dengan kasih sayangku.

Aku hanya ingin di sisimu, menemanimu saat tak ada dia di sisimu. Aku hanya akan menjadi pengganti hadirnya, dan aku menerima peranku. Dan saat ia ada, aku akan selalu menyadarkan akal sehatku untuk mundur dari hadapmu.

Ini semua bukan hal mudah, ini bahkan bisa membuat airmataku terjatuh. Namun hanya ini pilahan yang aku punya, agar dapat tetap bersamamu.

Dapatkah kau mengerti maksudku? Dapatkah kini kau mengerti mengapa terkadang aku bertindak aneh dan berkata ‘marah’ padamu. Aku cemburu saat itu, aku sedih saat itu. Dan hanya dengan berkata ‘aku marah padamu’, aku bisa mengungkapkan isi hatiku dengan makna tersirat. Dengan kalimat itu, aku mencoba menyadarkan diriku bahwa aku tak bisa selalu berpura-pura baik-baik saja di depanmu.

Namun tetap… sampai saat ini aku berpura-pura baik-baik saja di depanmu. Hingga nanti, atau selamanya.
Aku ingin kau tau semua ini, tidak, aku harap kau tidak tahu semua ini. Biarkan aku tetap menjadi bayang di hidupmu… 

Bukan berlagak sok kuat, aku hanya tak bermaksud mengganggu ikatanmu dengannya. Karena aku sadar ia yang terbaik untukmu.